Recent Posts

Jangan Remehkan Waterproofing Karena Beragam Manfaat Berikut Akan Anda Dapatkan!

Jangan Remehkan Waterproofing Karena Beragam Manfaat Berikut Akan Anda Dapatkan!

Sesuai namanya, proses waterproofing merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menyebut kegiatan pada pelapisan bangunan atau beton agar memiliki ketahanan yang baik terhadap air. Dalam membangun gedung, proses ini sangat penting demi menjaganya dari rembesan air yang berasal dari hujan atau kondisi yang lembab. Bagi […]

Ini Dia 6 Inspirasi Desain Plafon Unik untuk Hunian

Ini Dia 6 Inspirasi Desain Plafon Unik untuk Hunian

Bingung memilih plafon yang fungsional namun tetap memiliki desain yang ngga mainstream? Bagi anda yang menyukai seni atau artistik, tentu pemilihan plafon menjadi hal yang ngga boleh dilewatkan. Berbeda dengan beberapa orang yang justru asal memilih, dan hanya memprioritaskan fungsi yang maksimal. Tentu saja hasil […]

Mana Bahan Material Rumah Terbaik? Kayu, UPVC, atau Aluminium?

Mana Bahan Material Rumah Terbaik? Kayu, UPVC, atau Aluminium?

Membangun rumah bukan hal yang main-main karena rumah akan ditinggali dalam jangka panjang. Segala material yang dibutuhkan serta peletakan ruangan juga berbagai barang harus dipikirkan matang-matang. Hal ini bertujuan agar kenyamanan dan keamanan yang tentunya harus didapatkan dari sebuah rumah.

Salah satu hal yang krusial dan harus dipikirkan baik-baik adalah peletakan pintu yang merupakan hal yang berfungsi sebagai jalan masuk penghuni nantinya, dan juga menjadi salah satu tempat pertukarannya sirkulasi udara. Tentu tidak hanya pintu seorang diri, daun pintu harus dipasangkan juga bersama kusen. Tidak hanya peletakannya saja, hal lain yang juga harus diperhatikan adalah teknik pemasangannya, bahan hingga biaya yang dibutuhkan.

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Material Kayu, UPVC, dan Aluminium

Bahan Material Rumah Terbaik

Ada banyak bahan-bahan material yang digunakan untuk pembangunan rumah, tiga yang populer untuk dijadikan kusen dan pintu adalah kayu, UPVC, dan aluminium. Berikut adalah perbandingan kelebihan dan kekurangan dari ketiga bahan material tersebut.

Bahan Kayu

Kelebihan kusen dan pintu berbahan kayu adalah terkesan natural, sehingga bahan ini cocok sekali digunakan untuk konsep tradisional. Apalagi jika memilih dari kayu jati yang terkenal akan kekokohnya. Selain memiliki sentuhan alam di dalam rumah anda, bahan kayu kuat tergantung dari jenis kayunya, semakin baik jenisnya maka akan semakin kokoh. Tak hanya kesan natural, kokoh, pintu dan kusen kayu juga memiliki kesan elegan. Kayu juga bisa menahan suhu yang cepat berganti, sehingga bisa digunakan untuk pintu masuk rumah yang biasanya sering terpapar panasnya sinar matahari dan dinginnya malam.

Namun, bahan kayu mudah sekali untuk dimakan rayap, belum lagi diperlukan perawatan rutin dengan coating agar selalu tahan lama. Kayu juga bisa memuai sehingga menyebabkan pintu sulit untuk dibuka atau ditutup rapat. Selain itu, kayu berkualitas juga sudah sulit ditemukan, jika ada pun harganya tidak murah. Bahan yang satu ini memerlukan biaya lebih mahal hingga perawatannya yang sedikit rumit.

Bahan UPVC

UPVC atau Unplasticized Poly Vinyl Chloride memiliki bahan dasar mirip plastik tapi sudah diproses sehingga lebih keras dan kuat. Dengan begitu, tentunya kusen dan pintu UPVC bisa lebih awet dibandingkan kayu karena tidak dimakan rayap. Tidak seperti kayu, bahan ini tidak memuai atau tidak mengalami penyusutan karena perubahan cuaca. Pintu dan kusen UPVC bisa didaur ulang lho, sehingga lebih ramah lingkungan. Perawatannya pun mudah karena hanya perlu dibersihkan secara berkala dengan kain lap basah. Berdasarkan bahan, pemasangan hingga perawatan, bahan UPVC lebih murah dibandingkan dari dua bahan lainnya.

Kekurangan dari kusen dan pintu UPVC adalah biasanya, bahan ini diberi rangka tambahan, seperti baja sehingga lebih kokoh. Selain itu, juga diperlukan coating tambahan agar warna tidak mudah pudar. Nah karena hal ini, dibutuhkan bahan lainnya sehingga dibutuhkan tenaga dan biaya lebih.

Bahan Aluminium

Sama seperti bahan UPVC, bahan aluminium lebih tahan lama karena tidak dimakan rayap, tidak mudah menyusut atau memuai, tahan akan perubahan cuaca. Aluminium juga tidak berat sehingga mudah dalam pemindahannya. Begitu pula dengan cara perawatan yang tidak sulit. Bahkan, bahan aluminium lebih tahan terhadap api. Bahan aluminium juga mudah ditemukan dengan harga yang tidak begitu mahal.

Sayangnya, kusen dan pintu dari aluminium memiliki bentuk yang standar pabrik sehingga tidak bisa bervariasi dan biasanya tidak ada modifikasi. Memasang kusen aluminium pun juga lebih sulit sehingga harus ekstra hati-hati dan dilakukan oleh profesional.

Ketiga bahan material ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa dijadikan pertimbangan. Jadi sudah tahu bahan mana yang terbaik untuk kebutuhan pembangunan rumah anda?

Aplikasi Roller Blind di Gedung Perkantoran

Aplikasi Roller Blind di Gedung Perkantoran

Saat ini tren alat penutup jendela sudah berkembang dengan pesat. Salah satu alat penutup jendela yang saat ini populer digunakan adalah roller blind atau tirai roller. Penggunaan tirai roller dipercaya mampu menghadirkan kesan elegan dan profesional pada suatu ruangan. Terlebih saat ini tirai roller sudah memiliki banyak variasi model […]

Inilah Langkah-langkah dalam Memasang Epoxy Lantai yang Baik dan Benar

Inilah Langkah-langkah dalam Memasang Epoxy Lantai yang Baik dan Benar

Epoxy lantai saat ini menjadi pilihan yang menarik untuk diterapkan baik di rumah maupun tempat kerja. Sayangnya, masih banyak yang beranggapan bahwa penggunaan bahan epoxy itu sulit. Hal tersebut memang benar karena untuk menghasilkan lantai dengan epoxy yang baik, diperlukan teknik yang benar juga dalam pengaplikasiannya. […]

Kiat-Kiat Membersihkan Karpet dengan Sapu, Mudah Banget!

Kiat-Kiat Membersihkan Karpet dengan Sapu, Mudah Banget!

Penggunaan karpet berguna sebagai pelengkap dalam rumah dan mempercantik dekorasinya, dengan keberadaannya juga bisa sebagai penghangat. Ada banyak sekali berbagai jenis karpet, hal tersebut bisa disesuaikan menurut bentuk, jenis bahan, hingga modelnya. Dalam segi bentuk sendiri disediakan bermacam-macam seperti karpet tile, bundar, persegi, persegi panjang, dan masih banyak lagi sesuai gaya yang diinginkan.

Sebuah karpet telah lama ada dan hingga kini perubahannya terjadi pada model yang lebih modern dan unik lagi. Jika menggunakan dekorasi ini, pengguna tidak hanya menikmati tampilan dan membiarkannya tanpa perawatan dan pembersihan secara teratur. Tentu seiring berjalannya waktu, karpet dalam rumah bisa terkena debu atau noda. Jika sudah begitu, nilai estetikanya bisa berkurang. Maka kamu harus mementingkan perawatan sebuah karpet agar pemakaiannya bisa lebih awet dan tahan lama. Karena pada dasarnya orang-orang pasti menginginkan barang yang lebih tahan lama digunakan agar lebih awet dalam segi pembelian. Hal tersebut tak hanya bisa disiasati dengan membeli produk yang berkualitas, namun cara kita merawat barang tersebut pun ikut berpengaruh.

Percuma saja jika kita membeli barang yang bagus jika tidak dirawat dan dibersihkan dengan tepat. Sebaliknya, meskipun menggunakan karpet dengan kualitas standar jika perawatannya rutin dan benar maka penggunaannya bisa lebih awet.

Pembersihan karpet yang maksimal tidak hanya bisa dilakukan oleh alat-alat canggih. Menggunakan cara tradisional pun terbukti ampuh untuk membuat barang menjadi bersih kembali. Sebelum adanya berbagai alat canggih, penduduk Indonesia terbiasa menggunakan sapu dan bantuan lainnya untuk membersihkan berbagai barang seperti karpet hingga kasur.

Cara Membersihkan Berbagai Jenis Karpet Menggunakan Sapu

Cara Membersihkan Berbagai Jenis Karpet Menggunakan Sapu

Berikut ini beberapa cara atau tips membersihkan karpet kesayanganmu dengan menggunakan sapu.

  1. Membersihkan Karpet Sintetis dengan Sapu Ijuk

Karpet berbahan sintetis bukanlah bahan alami, namun ia dibuat melalui proses kimia dan campuran bahan tertentu. Memiliki bahan semi plastik dan kuat, terkadang berbagai debu yang menempel bisa lebih kuat bersarang pada setiap sudut detail karpetnya. Karena bahannya yang kuat ini, maka membersihkan secara tradisional menggunakan sapu ijuk bisa dilakukan olehmu di rumah.

Tentunya dengan setiap helai ijuk, ia mampu menjangkau seluruh debu pada karpet. Bahkan formulasi kuat antara karpet dengan sapu ijuk ini sesuai dan tepat, sehingga karpet tidak mudah rusak, dan kotor pun lebih cepat dihilangkan oleh sapu ijuk.

Selain itu, karpet lantai berbahan sintetis pun kini lebih banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan. Dengan bentuknya yang lebih kecil ini maka pembersihan dengan sapu ijuk dapat lebih merata dan cepat dilakukan.

  1. Membersihkan Karpet Serat Alami dengan Sapu Halus

Karpet berbahan dasar serat alami biasanya dihasilkan dari makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan. Tak hanya berukuran besar saja, kini bentuk karpet tile dengan bahan ini juga banyak disediakan mengingat kebutuhan pengguna yang sudah semakin beragam. Tekstur bahan pun biasanya terasa lebih halus dan sedikit sensitif jika perawatannya tidak sesuai.

Bila kamu ingin menggunakan sapu untuk membersihkan karpet jenis ini, maka gunakanlah sapu halus yang sering digunakan untuk bagian dalam rumah. Dengan permukaan yang sama-sama halus, sapu tidak akan merusak bahan dan karpet dapat dibersihkan. Bahkan meskipun hanya menggunakan sapu, bahannya yang lebih halus ini dapat dengan mudah melepaskan kotor yang melekat padanya.

Itulah kiat-kiat merawat atau membersihkan karpet menggunakan sapu, agar lebih praktis dan mudah.

Terapkan Berbagai Langkah Berikut Untuk Bentuk Sekat Ruangan Yang Unik Dan Catchy!

Terapkan Berbagai Langkah Berikut Untuk Bentuk Sekat Ruangan Yang Unik Dan Catchy!

Banyak orang pada jaman sekarang ingin rumahnya diberi penyekat agar kegiatan di tiap ruangan tidak terlihat. Berbagai cara dilakukan agar bisa menampilkan partisi ruangan yang unik dan catchy terlebih lagi pada ruang yang bisa dilihat oleh tamu. Secara keseluruhan, ada berbagai tahapan yang harus dilalui […]

Ubah Suasana Kamar Anak Jadi Lebih Seru dengan Gorden Desain Ruang Angkasa

Ubah Suasana Kamar Anak Jadi Lebih Seru dengan Gorden Desain Ruang Angkasa

Salah satu bagian rumah yang punya manfaat cukup penting adalah jendela. Jendela menjadi bagian rumah yang dibuat untuk memperlancar sirkulasi udara yang ada di dalam rumah. karena itu biasanya jendela sering kali dibuka pada pagi hari dan baru akan ditutup kembali pada saat petang telah […]

Ini Loh Efek Buruk Pada Lantai Yang Tidak Diaplikasikan Floor Hardener

Ini Loh Efek Buruk Pada Lantai Yang Tidak Diaplikasikan Floor Hardener

Proses memperkeras permukaan lantai dengan bubuk seringkali dianggap hanya untuk kepentingan estetika semata. Anggapan ini membuat sebagian orang enggan menggunakan bubuk hardener dan dianggap hanya tindakan pemborosan. Mereka tidak menyadari banyaknya efek negatif yang akan terjadi pada lantai tanpa aplikasi floor hardener

4 Dampak Buruk Lantai Tanpa Aplikasi Hardener

Banyak hal buruk yang akan terjadi pada lantai jika permukaannya tidak ditaburi oleh bubuk hardener. Namun secara umum, ada empat hal mengerikan yang akan terjadi jika lantai beton dibiarkan begitu saja tanpa hardener, diantaranya:

1. Rentan Retak

Keretakan pada lantai beton di beberapa tempat tidak hanya disebabkan oleh beban berat yang melintas di atasnya. Namun cuaca ekstrem, dan paparan sinar matahari yang sangat menyengat juga bisa merusak struktur lantai dan membuatnya keropos.

Oleh sebab itu, permukaannya harus dilapisi dengan bubuk lantai floor hardener yang bisa menjadi pelindung beton dari sentuhan cuaca buruk. Jika penggunaan hardener ini diabaikan, maka usia lantai beton tidak akan bertahan lama, karena keretakan kecil akibat terpapar sinar matahari bisa merembet menjadi kerusakan yang besar.

2. Lantai Mudah Ambles

Lantai Ambles

Kejadian lantai yang ambles pada bangunan tertentu, seperti daerah pergudangan seringkali terjadi akibat mobil pengangkut barang yang terlalu sering berlalu lalang di atasnya. Awalnya hanya berupa retakan kecil yang terlihat remeh dan tidak perlu perlakuan khusus. Namun semakin lama, keretakan ini akan semakin membesar, dan akhirnya amblas, serta tidak bisa dilewati.

Bahaya kerusakan ini, hanya bisa diatasi menggunakan hardener  untuk melapisi beton sebelum digunakan sebagai mobilitas. Kekuatannya yang cukup baik, sangat efektif untuk melindungi struktur beton sehingga tidak mudah runtuh. Selain itu, beton juga terhindar dari kontak langsung terhadap benda yang bisa menggores atau membuat lecet permukaannya.

3. Sulit Dibersihkan

Walaupun terlihat remeh, pada kenyataannya lantai yang sulit dibersihkan menjadi hal buruk yang sangat merusak pemandangan. Selain itu, ia juga menjadi penghambat kecepatan kerja ketika sedang melakukan sterilisasi ruangan karena partikel kotoran terselip pada permukaan lantai..

Jika menggunakan floor hardener maka kondisi buruk ini tidak akan terjadi, sebaliknya tampilan lantai justru terlihat lebih indah dan bersih. Hal ini disebabkan karena permukaan lantai yang dilapisi hardener lebih halus dan mempersulit noda untuk menempel di permukaan.

4. Tidak Bisa Diperindah Dengan Epoxy

Efek negatif terakhir yang akan terjadi pada lantai jika tidak dilapisi menggunakan hardener adalah  warnanya yang sangat monoton akibat tidak bisa dilapisi dengan epoxy lantai. Padahal cat ini sangat menunjang penampilan bangunan karena memiliki beragam warna bahkan motif yang bisa diciptakan.

Kalaupun memaksakan untuk tetap melapisi dengan epoxy lantai, maka bisa dipastikan hasil polesannya sangat buruk dan tidak memiliki daya rekat yang cukup. Hal ini disebabkan karena lapisan lantai beton tidak tertutup secara sempurna dan pori-porinya tidak terbuka sehingga cat epoxy tidak dapat melekat sempurna.

Dengan mengetahui banyaknya hal buruk yang akan terjadi pada lantai, maka penggunaan hardener tidak bisa diremehkan begitu saja. Walaupun harus mengeluarkan tambahan rupiah, namun hasil dari lantai floor hardener akan sangat menguntungkan, karena bisa lebih awet dan terhindar dari hal buruk yang akan terjadi.

Hotel yang Punya Ciri Ciri Ini Perlu Segera Direnovasi

Hotel yang Punya Ciri Ciri Ini Perlu Segera Direnovasi

Hotel berbintang pastinya identik dengan pelayanan yang baik, serta mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya. Namun terkadang, ada beberapa permasalahan kecil yang cukup mengganggu. Misalnya saja seperti permasalahan AC tidak dingin, kran air atau shower rusak, dan sebagainya. Permasalahan ini bisa anda atasi dengan memanggil tenaga ahli, […]