Jenis-jenis Batu Bata yang Jarang Diketahui

Jenis-jenis Batu Bata yang Jarang Diketahui

Hai guys. Coba sebutkan satu bahan bangunan yang sering dipakai! Jawabnya pasti batu bata bukan. Bata yang umum digunakan biasanya berwarna merah atau orange dan terbuat dari tanah liat. Warna ini didapatkan dari hasil pembakaran baik menggunakan kayu maupun menggunakan sekam. Lamanya proses pembakaran berpengaruh pada kualitas bata itu sendiri.

Jenis jenis Batu Bata 

Semakin berkembangnya dunia konstruksi saat ini berkembang pula jenis-jenis bata yang lain. Penasaran apa saja? Come on simak sampai tuntas ya!

1. Bata merah

Jenis-jenis Batu Bata

Bata merah merupakan salah satu jenis batu bata yang paling sering digunakan masyarakat bahkan sejak zaman dulu. Terbuat dari campuran tanah liat dan air, kemudian dicetak berbentuk persegi panjang. Setelah dicetak bata basah akan di jemur di bawah sinar matahari sampai kering. Kurang lebih 1-3 hari tergantung sinar matahari. Jika cerah proses penjemuran lebih singkat.

Selanjutnya masuk proses pembakaran, proses satu ini menentukan kekuatan bata serta warnanya. Bata ini dibagi menjadi 2. Pertama bata merah konvensional memiliki permukaan yang kasar dan bergelombang, dan yang kedua adalah bata muka yang memiliki permukaan lebih halus dan licin, bata muka biasa digunakan sebagai interior ruangan tanpa pelapis.

2. Batako

Jenis-jenis Batu Bata

Batako merupakan campuran antara pasir dan semen, kemudian dipres pada cetakan berbentuk balok hingga mengeras. Ukuran batako lebih besar dibanding bata merah namun bobotnya lebih ringan sebab bagian tengahnya berongga.

Batako terkenal kuat dan kedap air sehingga sangat cocok digunakan pada kontruksi bangunan yang bersinggungan langsung dengan air seperti dinding luar, pagar, taman, basement, kolam renang, dan lain sebagainya.

3. Bata kapur

Jenis-jenis Batu Bata

Biasanya bata kapur terbuat dari kapur putih yang berasal dari penambangan alam. Uniknya proses pembuatan bata ini terbilang cukup simple. Setelah kapur ditambang cukup dipotong kecil-kecil mengikuti pola yang sudah ditentukan, tak perlu melewati proses pembakaran yang panjang serta pengepresan.

Keunggulan paling menonjol dari bata ini adalah sangat kuat dan tahan zat asam. Jika diadu dengan bata merah dan batako, bata putih juaranya. Sifat aslinya yang kuat , tahan korosi, dan kedap air membuat bata putih banyak dijadikan sebagai material bangunan pabrik, gedung, jembatan, dan rumah.

4. AAC Block

Jenis-jenis Batu Bata

Dalam bahasa Indonesia disebut juga sebagai bata ringan. Masyarakat biasa menyebutnya hebel padahal sebenarnya itu adalah merek dagang selain celcon. Bata ini terbuat dari campuran semen, serpihan alumunium, abu terbang, dan kapur.

Bata ringan memiliki bobot yang sangat ringan sesuai namanya, jika dibandingkan dengan bata merah. Satu buah bata ringan sama dengan setengah potong bata merah. Namun memiliki banyak kelebihan, diantaranya mudah dipotong, kedap air, tahan api, tahan panas, sehingga ruangan menjadi lebih sejuk ketika siang hari.

5. Bata beton

Jenis-jenis Batu Bata

Bata beton sering disebut bataton terbuat dari campuran agregat, semen, kerikil, pasir dan air. Perusahaan di Indonesia yang terkenal mengeluarkan bataton ini adalah dari PT Holcim. Bentuk bataton bermacam-macam, tergantung dari kebutuhan, umumnya memiliki rongga sebagai tempat masuknya besi ataupun pipa air. Dalam kontruksi bangunan vital bataton jauh lebih efisien dibanding bata lainnya dilihat dari segi kekuatan.

Selain beberapa jenis bata yang sudah dijelaskan di atas, ada juga jenis bata lain yaitu bata eksternal atau bata ventilasi, dimana pada bagian tengahnya terdapat lubang-lubang udara dan conblok yang sering digunakan sebagai paving.

Setelah membahas bermacam-macam jenis bata pastilah anda bertanya-tanya mengenai harganya bukan, harga batu bata berbeda-beda tergantung dari kualitas dan jenisnya seperti di bawah ini:

  1. ​​​​​Bata merah berkisar Rp 600 – Rp 1.000 per biji.
  2. Batako berkisar  Rp 2.500 – Rp 4.000 per biji.
  3. Bata kapur putih berkisar Rp 1.500.000 – Rp 2.500.000 per truk.
  4. Bata ringan berkisar Rp 500.000 – Rp 800.000 per m kubik.
  5. Bataton berkisar Rp 3.000 – Rp 5.000 per biji.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *