Penyebab Dan Cara Memperbaiki Solenoid Valve Rusak

Penyebab Dan Cara Memperbaiki Solenoid Valve Rusak

Solenoid valve merupakan katup yang dapat digerakan oleh tanaga listrik. Katup ini digunakan oleh banyak benda yang membutuhkan katup untuk menampung, mengalirkan dan menahan fluid (air dan zat).

Katup ini memiliki beberapa jenis lubang yang fungsinya untuk mengeluarkan, memasukkan, menjebak udara dan untuk Inlet main. Lubang mengeluarkan dan memasukkan fungsinya untuk terimal yang fungsinya untuk mengeluarkan tekanan udara yang dihubungkan ke pneumatic. Sedangkan lubang Inlet Main berfungsi untuk memasukkan tekanan udara. Lubang jebakan berfungsi untuk mengeluarkan udara yang penuh dengan tekanan yang terjebak saat sistem katup bergerak.

Prinsip Kerja Solenoid Valve

Prinsip kerja dari solenoid valve ini adalah katup listrik yang memiliki koil. Koil tersebut digunakan untuk menggerakkan. Koil tersebut mendapat suply tegangan yang berubah menjadi medan magnet sehingga mampu menggerakkan plunger di bagian dalam. Ketika plunger pindah posisi maka pada lubang keluaran valve akan keluar udara bertekanan. Tegangan valve ini bekisar di 100/200 VAC. Namun walaupun seperti itu masih ada juga tegangan yang menggunakan satuan / tenaga kerja DC.

Penyebab Kerusakan Solenoid Valve

Katup solenoid sering kali mengalami kerusakan, selain karena usianya yang sudah lama, banyak juga faktor lain yang menyebabkan kerusakan pada katup. Adapun penyebab kerusakan yang sering terjadi pada katup solenoid di antaranya:

  1. Tekanan udara yang tinggi sering menimbulkan uap yang cukup banyak. Uap ini sering menimbulkan karat pada blok solenoid valve sehingga kerjanya menjadi tidak maksimal
  2. Tekanan udara yang keluar adalah udara yang kotor sehingga lama kelamaan kotoran tersebut akan menumpuk dan menyumbat lubang-lubang sehingga jalan kerjanya tidak maksimal
  3. Pada area suply udara tidak ada tabung pelumasan yang fungsinya untuk memastikan piston agar tetap licin sehingga piston dapat bergerak bebas. Tidak adanya tabung pelumasan akan menyebabkan piston tidak bergerak bebas sehingga dalam jangka waktu panjang akan menghambat pengeluaran tekanan udara
  4. Pada area suply udara tidak ada tabung yang fungsinya untuk menampung air dari tekanan udara tinggi sehingga udara dipastikan kering.

Cara Memperbaiki Solenoid Valve

Penyebab paling besar dari seringnya kerusakan pada valve adalah kotoran yang menumpuk dan tidak adanya suply untuk menampung pelumas dan air. Oleh karenanya cara memperbaikinya pun tidak akan jauh dari situ. Yaitu dengan memastikan tidak adanya kotoran dan memastikan adanya suply untuk pelumas dan air.

Caranya adalah dengan membongkar solenoid valve. Untuk membongkarnya pastikan Anda sudah paham letak-letak bagian tertentu di dalamnya. Anda dapat menggunakan buku petunjuk untuk membantu Anda.

Bersihkan semua kotoran dan uap yang menempel pada semua bagian yang ada pada valve. Pastikan Anda membersihkannya hingga kering. Setelah itu sediakan dua wadah yang akan Anda isi pelumas di salah satunya, dan Anda biarkan kosong di wadah yang lain. Lalu simpanlah wadah berisi pelumas tersebut di bawah piston dan wadah kosong di bawah aliran udara yang mengandung uap sehingga airnya dapat tersaring.

Itulah cara yang dapat Anda lakukan dalam memperbaiki solenoid valve. Jika Anda sudah melakukan semua upaya di atas tapi valve Anda masih tidak dapat bekerja maksimal, maka sebaiknya Anda panggil jasa servis yang lebih mengerti semua hal mengenai valve Anda karena mungkin saja masalahnya lebih serius. Tapi jika cara di atas berhasil, pastikan setelah itu Ana rutin membersihkan valve Anda, mengisi ulang pelumas dan membuang semua air yang sudah terkumpul.

 

Dapatkan solenoid valve berkualitas dengan harga murah hanya di temtera.com!



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *